Bertempat di GBI Basilea Menara UPH Lt.3, acara ini dihadiri oleh lebih dari 150 alumni Pria Sejati se-Banten. Firman Tuhan disampaikan oleh Bp. Arman Harijanto MM.
Berikut ringkasan materi khotbahnya :
Character of New Man
Bapak Arman Harijanto MM.
Temu Alumni CMN Banten, 24 Nopember 2008
Bacaan : Kolose 3:5-17
3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].
3:7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.
3:8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.
3:9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,
3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;
3:11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.
3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
3:15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.
3:16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.
3:17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.
Perikop tsb dapat dibagi menjad 2 bagian:
1. Ayat 5-11: Ciri-ciri manusia lama
2. Ayat 12-17 : Ciri-ciri manusia baru
Secara utuh: Untuk memanifestasikan karya Allah atau kuasa Allah di dalam hidup kita, sebagai panggilan tertingi dari Allah.
Untuk menuju itu, ada 4 tahapan:
1. Mati, bersedia belajar untuk mati.
Orang yang tidak pernah mati, tidak akan mengerti arti kebangkitan.
Ayat 1-4 : ada 2 jenis arti mati :
a. Mati atas dosa
b. Mematikan pikiran atas dosa
Ayat 1-4, bicara tentang pola pikiran sorga (pikiran Kristus)
Kekuatan kita ada pada pikiran (Roma 12:2)
Kalau Kristus hidup dalam diri kita sendiri, itu membuat kita sadar untuk menjadi pelaku Firman.
2. Mati atas duniawi.
Mengenal Allah itu merupakan sebuah proses
Ingat: Heavenly minded dan buang dosa sampai lepas semua.
Yang membuat kta berubah adalah kasih itu sendiri.
Firman harus selalu ada di dalam hidup kita.
Respon hidup kita apakah sudah sesuai dengan karakter Kristus tidak?
Karakter bisa terpelihara harus ada dalam KOMUNITAS.
Jadi level prakteknya ada di KOMUNITAS (lihat: Dalam perikop selanjutnya< Kol 3:18 - ...)
Jadi urut-urutannya:
a. Mati yang pertama : Yesus masuk di dalam hidup kita untuk menggantikan kita dari kehidupan yang lama.
b. Mati yang kedua: Buang dosa, dengan tuntas, jangan hanya sebahagian, tapi semua harus terlepas tanpa ada toleransi.
c. Pakai baju baru
d. Praktekkan di dalam komunitas
Deklarasikan:
Saya sudah pake belas kasihan
Saya sudah pakai Kemurahan
Saya sudah pake kelemah-lembutan
Saya sudah hidup kudus
Saya sudah bisa mengampuni
Dengan kasih yang mengikat, maka saya sempurna hari ini.
My Redeemer Lives