My Redeemer Lives




Are You A Praying Man ?

123 ! Yes ! Pertanyaan ini merupakan judul dari sebuah artikel yang ditulis oleh Jim Clayton pada www.menofintegrity.org. Artikel ini sangat memberkati saya dalam memaksimalkan kehidupan doa dan keintiman saya dengan Bapa. Karena untuk menjaga integritas sebagai seorang “Pria Sejati” intim dengan Bapa adalah hal yang mutlak.
Dalam artikel tersebut Jim Clayton memberikan 6 tips untuk memaksimalkan kehidupan doa dan keintiman kita dengan Tuhan.

1. Temukan waktu yang ideal
‘Therefore be clear minded and self-controlled so that you can pray” (1 Peter 4:7).
Tentukan waktu optimal kita untuk berdoa. Jim menganjurkan untuk berdoa pada pagi hari, karena adalah hal yang baik untuk memulai sesuatu dengan doa. Mungkin untuk beberapa orang, akan mengalami kesulitan untuk bangun lebih awal untuk berdoa. Tetapi mulailah mencoba dengan beberapa menit, hal ini lebih baik dari pada tidak sama sekali. Lakukanlah dengan konsisten, dan lihatlah itu akan membuat suatu perubahan dalam hidup kita.

2. Cari tempat yang pribadi dan sunyi untuk kita berdoa
“But when you pray go into your room, close the door and pray to your Father” (Mathew 6:6).
Tentu saja kita dapat berdoa di mana saja, di kendaraan, saat bekerja atau di sekitar ruangan dalam rumah kita. Tetapi suasana yang hening, adalah kunci dari doa yang berkuasa dan efektif.

3. Tenang dan dengarkan
“Be still and know that I am God” (Psalm 46:10)
“Listen carefully to the voice of the Lord your God” (Exodus 15:26).
Tuhan mendengarkan setiap doa kita dengan sabar, hingga pada gilirannya Ia akan berbicara dan memberikan pesan-pesan dan nasihat yang bijaksana untuk kita. Bersikaplah tenang, dan dengarkan apa yang disampaikan Bapa kepada kita.

4. Berbicaralah seperti dengan sahabat
Kadang-kadang cara kita berdoa hanyalah kata-kata yang rutin atau liturgis. Seperti terima kasih Tuhan, ampuni dosa saya, kabulkanlah permohonan saya dan lain lain. Tapi cobalah berbicara secara secara bersahaja dan terbuka seperti dengan seorang sahabat. Mungkin awalnya agak sulit, tetapi cobalah. Jika kita sedang marah, susah ataupun senang, bicaralah kepada Bapa sama seperti kita berbagi dengan sahabat kita.

5. Berbicaralah dengan Bapa, Anak dan Roh Kudus
Ketika kita berdoa kepada siapakah kita berbicara ? Berbicaralah kepada semua pribadi dalam trinitas. Katakan kepada Bapa bahwa kita adalah anak-anakNya, kepada Yesus kita akan menjadi lebih serupa dengan Dia hari demi hari, dan minta kepada Roh Kudus untuk memenuhi kita dengan kuasa Allah.

6. Berdoa dengan A.C.T.S
A – Adoration – kita memuji dan menyembah keagungan Allah sebagai pencipta langit dan bumi. “Praise be to God’( Psalm 68:35)
C - Confession – akuilah setiap kejatuhan kita dalam dosa, secara spesifik. Dan minta kekuatan dari Allah agar kita dapat menjauhi setipa godaan-godaan di masa yang akan datang.
T – Thanksgiving always – mengucap syukur senantiasa, untuk semua yang Allah berikan dalam kehidupan kita. Mengucap syukur kepada Yesus yang rela mati di kayu salib untuk menanggung dosa kita. Mengucap syukur kepada Roh Kudus yang tidak pernah menginggalkan dan selalu berbicara dengan lemah lembut dalam hati kita.
S – Supplication – sampaikan setiap permohonan kita kepada Bapa. “Make your requests known to God” (Philipppians 4:7)
Jadilah seorang pendoa syafaat yang selalu berdoa setiap hari untuk keluarga, pergerakan CMN daerah Banten khususnya, gereja, bangsa dan Negara setiap hari.
Selamat mencoba, dan kita semua akan melihat dan merasakan KuasaNya melalui doa-doa kita.